Aldi Rizky Andikapura
Blog Universitas Komputer Indonesia

Sejarah Google Panda

Sejarah Google Panda
Google Panda adalah Algoritma Pencarian terbaru milik Google inc. Hadirnya Google Panda ini membuat banyak blog melakukan Optimalisasi kembali untuk memperbaiki SEO di situsnya agar bisa berthan dari amukan google panda. Sebelum membahas lebih lanjut tentang Google Panda , Kita simak dulu apa itu Algoritma Google Panda

Sejarah Google Panda

Sebelum Hadirnya Algoritma Google Panda, Google menggunakan Google Caffeine sebagai algoritma untuk mesin pencarianya, dimana Google Caffeine ini menekankan pentingnya kecepatan mengakses sebuah situs terhadap peringkat dalam mesin pencari (SERP), namun sayangnya Algoritma ini di salah gunakan oleh webmaster nakal untuk farming (spam) kata kunci (keyword) demi kepentingan bisnis, dan biasanya mereka menggunakan Auto Generated Content (AGC). bagi anda yang masih bingung dengan AGC, AGC sama halnya seperti Copy Paste sebuah artikel (tulisan) secara otomatis.

Banyaknya situs sampah tersebut membuat google mengembangkan algoritma terbaru untuk mengatasi itu semua, dan barulah pada bulan februari 2011 Google Panda pun di luncurkan.
Dampaknya mulai terasa seecara global sejak bulan april lalu, banyak situs-situs yang turun dari tingkat pencarian tertinggi karena situs tersebut tidak sejalan dengan Algoritma Google Panda .

Situs besar yang pernah terkena amukan Google Panda salah satunya adalah Ezinearticles, situs ini terpaksa harus merosot jauh ke belakang karena situs ezinearticles biasanya sering di pake oleh bloger sampah yang membuat AGC (automatic Generatd Content) serta banyaknya link yang tidak relavan di situsnya.

Rahasia bertahan Dari Amukan Google Panda

Pakar SEO di dunia mulai meneliti cara bagaimana menaklukan Google Panda tersebut, hingga disini saya akan menuliskan beberapa rahasia untuk menaklukan google panda tersebut yang di kutip dari beberapa situs SEO di internet :

- Hentikan kebiasaan mengcopy seluruh tulisan artikel dari orang lain, karena google panda tidak menyukai adanya konten yang sama

- Tulislah sebuah konten (postingan kalau di blog) yang tidak terlalu pendek dan juga tidak terlalu panjang, biasanya panjang artikel sekitar 300-600 karakter

- Hapus widget yang tidak perlu, banyak widget membuat situs atau blog anda terlihat semakin cantik dan menarik akan tetapi anda juga harus perhatikan berapa loading yang di butuhkan untuk mengakses situs anda tersebut, ingat bahwa algoritma Google Caffeine menekankan optimasi ini, dan Google Panda pun sama.
 
- Buatlah Pengunjung semakin betah mengakses situs anda, google panda mengecek berapa lama pengunjung tetap stay on di blog anda, ini untuk memastikan bahwa blog anda bukanlah situs Spam yang hanya menjebak pengunjung dengan konten yang tidak bermanfaat.
 
- Gunakan Pendekatan lewat jejaring sosial, google panda menyukai situs anda banyak mendapatkan traffic dari situs jejaring sosial seperti facebook dan twitter, jadi pasang widget sosial di situs atau blog anda sekarang juga.

- Gunakan Kata kunci yang relavan dengan Informasi yang anda berikan di konten situs, artinya menembak kata kunci yang lagi Hot di search engine dengan artikel yang tidak relavan bukanlah suatu hal bagus, karena salah-salah situs anda akan di curigai Google Panda sebagai Situs Farmer Keyword.

- Jika anda harus mencantumkan situs relavan pada konten anda, sebaiknya gunakan rel (atribut) nofollow pada link tersebut agar nantinya situs anda tidak di anggap sebagai situs jual beli backlink.
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Rabu, 31 Oktober 12 - 16:23 WIB
Dalam Kategori : GOOGLE PANDA
Dibaca sebanyak : 1495 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback